Press "Enter" to skip to content

Disebut Dalam Persidangan,Unsur Pimpinan DPRD Purwakarta Jadi Saksi Korupsi SPPD Fiktif

Kota Bandung – Sidang lanjutan kasus Korupsi SPPD( Surat Perintah Perjalanan Dinas ) Fiktif . Usai menghadirkan 41 orang saksi ke anggotaan DPRD yang terdiri dari Komisi I,II,III dan IV Sidang lanjutan kali Rabu (30/1/2019) menghadirkan Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta di Pengadilan Negri Tipikor Bandung .

Untuk di ketahui dalam persidangan sebelumnya sejumlah Fakta terungkap terkait adanya sejumlah kwintansi kosong
bahwa pencairan dana kegiatan bimbingan teknis (Bintek) ditandatangani di atas kwitansi kosong.

Sebelumnya dalam persidangan Komarudin Ketua Komisi I mengungkapkan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan pihaknya, selalu atas sepengetahuan dan persetujuan pimpinan dewan. “Sebelum pengajuan kegiatan, kita adakan rapat internal komisi. Lalu diserahkan kepada kepada unsur pimpinan, yaitu Syarif Hidayat Ketua DPRD, Neng Supartini Wakil Ketua, Warseno Wakil Ketua, Sri Puji Wakil Ketua,” ungkapnya dalam persidangan.

Persidangan sebelumnya Para saksi tersbut sepakat menyebut nama pimpinan DPRD Purwakarta yang ikut menandatangani SPPD Bimtek dan Kunker pada tahun anggaran 2016. Pimpinan dprd tersebut adalah Ketua Syarif Hidayat, Wakil ketua I.Warseno, Wakil ketua II. Sri Puji Utami, Wakil Ketua III. Neng Supartini.

Hari Ini Rabu (30/1/2019) agenda sidang akan menghadirkan Unsur Pimpinan dalam persidangan nama nama unsur pimpinan di sebut sebut oleh anggota nya yaitu Ketua DPRD Sarif Hidayat Wakil ketua I.Warseno, Wakil ketua II. Sri Puji Utami, Wakil Ketua III. Neng Supartini . (rtm)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *