Press "Enter" to skip to content

Kepala Desa Campakasari Tabrak Intruksi Bupati Yang Diduga Memperlancar Aktivitas Galian Tanah

Purwakarta,BeritaPurwasuka – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika beberapa hari terakhir telah melakukan penertiban galian tanah merah ilegal yang beroprasi di kecamatan Sukatani ,Babakan Cikao dan Cibatu .

Bahkan kemarin Bupati Purwakarta sempat kesal dan igin menangis melihat kondisi tambang galian tanah merah yang dinilainya sudah sangat merusak lingkungan dan beberapa rumah warga terkena dampak perbatasan dengan tebing akibat penggerusan tanah merah oleh pengusaha .

Lain halnya yang terjadi ,Kepala Desa Campakasari malah melakukan tindakan yang menantang dan Tabrak segala kebijakan Bupati Purwakarta ,Pasalnya Kepala Desa  Campakasari Abdul Kodir, belum lama ini di duga memperlancar pihak pengusaha agar melakukan aktivitas galian tanah ,sementara warga di lingkungan yang terkena dampak tidak memberikan ijin.

“kami menduga pak kades dan staffnya yang menandatangani ijin lingkungan nya ,sementara warga yang terkena dampak tidak mengijinkan sama sekali bahkan tidak ada pemeberitahuan sama sekali dari pemerintah desa maupun pengusaha galian,”ungkap warga kesal dengan perlakuan kepala desa (14/7/2020)

Sebelumnya warga lingkungan Kp.Sukatani RT 01/02 RW 01 menolak keras adanya aktivitas galian tanah merah dan merasa keberatan dan sangat berdampak dan mengganggu kepada lingkungan .

“Kami atasnama masyarakat kampung sukatani RT 01 dan RT 02 RW 01 Desa Campakasari merasa keberatan atas adanya proyek galian tanah merah tersebut sangat berdampak dan menggangu kepada lingkungan setempat. Maka dengan ini menyatakan untuk menutup proyek galian,hal itu di nyatakan dalam lampiran surat yang di tanda tangani oleh warga setempat ,”tegasnya .

Untuk di ketahui Belum lama ini Bupati Purwakarta melayangkan Surat Edaran
No :541.3 /799/Hukum Sifaat : Penting ,Perihal Kegiatan Pertambangan.
pada Poin no 2 mengintruksikan ,Agar para perangkat daerah terkait , para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Purwakarta untuk tidak mengaluarkan surat – surat persetujuan/ijin/rekomendasi bagi kegiatan penambangan di wilayah masing masing. (cr02)

One Comment

  1. Ratna Ratna 19 Juli 2020

    Assalamu’alaikum
    Bu abi salaku warga campaka hoyong kegiatan anu nyandakan pasir teh di tutup.
    Dampak na ageung kangge karusakan lingkungan.
    Mun tiasa mah lurah campaka na di gentos weh bu.
    Hatur nuhun..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *